Khazanah Tajwid

Khatimah Tuhfatul Athfal

Pelajari kaidah dan cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Daftar Pembahasan

1

Pembahasan

Definisi & Hukum Bacaan

Khatimah Tuhfatul Athfal adalah bagian penutup dari kitab Tuhfatul Athfal yang membahas tentang tata cara dan hukum bacaan Al-Qur'an. Khatimah ini menekankan pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar dan sesuai dengan kaidah tajwid. Hukum bacaan dalam Khatimah ini mencakup beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh setiap pembaca.

Cara Membaca

  1. Menggunakan Tajwid yang Benar: Setiap huruf harus dibaca dengan jelas, tidak boleh ditambah atau dikurangi.
  2. Memperhatikan Hukum Bacaan: Bacaan harus sesuai dengan hukum yang berlaku seperti Idgham, Qalqalah, dan lainnya.
  3. Menjaga Makharijul Huruf: Setiap huruf harus dikeluarkan dari tempatnya yang tepat.

CONTOH-CONTOH LENGKAP:

  1. Contoh Bacaan Idgham:

    • Ayat: "إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ"
    • Latin: "Innamal mu'minuna ikhwa"
  2. Contoh Bacaan Qalqalah:

    • Ayat: "مَّا أَغْنَىٰ عَنِّي مَالِيَهْ"
    • Latin: "Maa aghna 'anni maaliyah"
  3. Contoh Bacaan Ghunna:

    • Ayat: "وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ"
    • Latin: "Wa ulaa'ika humul muflihoon"
  4. Contoh Bacaan Alif Lam Qamariyah dan Syamsiah:

    • Ayat: "الَّذِينَ آمَنُوا"
    • Latin: "Alladhina amanu"

Dengan memperhatikan contoh-contoh di atas, diharapkan setiap pembaca Al-Qur'an dapat memahami dan menerapkan hukum bacaan dengan baik.

Rujukan: Tuhfatul Athfal
2

Pembahasan

Definisi & Hukum Bacaan
Khatimah Tuhfatul Athfal adalah penutup dari kitab Tuhfatul Athfal yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Ali Al-Jazuli. Dalam konteks tajwid, khatimah ini mengajarkan tentang pentingnya memahami dan menerapkan ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur'an. Hukum bacaan berkaitan erat dengan cara kita memperlakukan huruf-huruf dalam Al-Qur'an, sehingga setiap huruf dibaca dengan benar sesuai dengan kaidah yang ada.

Cara Membaca
Dalam membaca khatimah ini, penting untuk memperhatikan beberapa hal:

  1. Mengikuti hukum tajwid: Selalu perhatikan panjang pendeknya bacaan, serta cara pengucapan huruf yang benar.
  2. Pelafalan yang jelas: Pastikan setiap huruf diucapkan dengan jelas dan tidak tertukar dengan huruf lain.
  3. Menghayati makna: Bacaan akan lebih berkesan jika kita memahami makna dari ayat-ayat yang dibaca.

CONTOH-CONTOH LENGKAP

  • Ayat Contoh 1:
    إِنَّ أَحْسَنَ الْكَلَامِ كَلَامُ اللَّـهِ تَعَالَى
    (Inna ahsanal kalami kalamu Allahi ta'ala)
  • Ayat Contoh 2:
    وَ إِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ
    (Wa innaka la'ala khuluqin azhim)
  • Ayat Contoh 3:
    بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
    (Bismillahir Rahmanir Rahim)
  • Ayat Contoh 4:
    وَ أَقِيمُوا الصَّلَاةَ
    (Wa aqimu assalata)
  • Ayat Contoh 5:
    وَ أَحْسِنُوا إِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
    (Wa ahsinu innallaha yuhibbul muhsinin)

Dengan memahami dan mengamalkan kaidah yang terdapat dalam khatimah Tuhfatul Athfal, diharapkan kita dapat memperbaiki bacaan Al-Qur'an kita dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Rujukan: Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah