Definisi & Hukum Bacaan
Khatimah Jazariyyah adalah penutup dari kitab Tajwid yang diarang oleh Syaikh Muhammad Jamil Zainu. Khatimah ini berisi penjelasan tentang hukum bacaan dan adab dalam membaca Al-Qur'an. Hukum bacaan dalam Khatimah Jazariyyah mencakup berbagai kaidah yang harus dipahami oleh setiap pembaca Al-Qur'an.
Cara Membaca
Dalam membaca Khatimah Jazariyyah, pembaca harus mengikuti aturan tajwid yang telah ditetapkan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
- Membaca dengan Tartil: Bacaan harus jelas dan tidak tergesa-gesa.
- Menerapkan Hukum Tajwid: Setiap huruf harus dibaca sesuai dengan hukum tajwidnya.
- Memperhatikan Makharijul Huruf: Setiap huruf harus dibaca dari tempat keluarnya dengan benar.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
- Ayat Al-Qur'an:
- Surah Al-Fatihah (1:1)
- بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
- Bismillahir-Rahmanir-Rahim
- Surah Al-Baqarah (2:255)
- اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
- Allahu la ilaha illa Huwa, Al-Hayyul-Qayyum
- Surah Al-Fatihah (1:1)
- Hukum Bacaan:
- Idgham: Pertemuan dua huruf yang menyebabkan satu huruf menyatu ke huruf lain. Contoh:
- فِي ٱلْمَسْجِدِ
- Fi al-Masjid
- Qalqalah: Suara yang bergetar pada huruf tertentu (ب، ج، د، ق، ط). Contoh:
- مُتَجَانِفِينَ لِذَنبٍ
- Mutajanifina lidhanbin
- Idgham: Pertemuan dua huruf yang menyebabkan satu huruf menyatu ke huruf lain. Contoh:
- Adab Membaca Al-Qur'an:
- Berdoa sebelum membaca.
- Membaca dengan niat yang ikhlas.
- Menghindari suara yang keras atau berlebihan.
Dengan memahami Khatimah Jazariyyah, pembaca diharapkan dapat memperbaiki cara baca Al-Qur'an dan menerapkan hukum tajwid dengan baik.