Khazanah Tajwid

Idgham Mutajanisain Shaghir

Pelajari kaidah dan cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Daftar Pembahasan

1

Pembahasan

Definisi & Hukum Bacaan
Idgham Mutajanisain Shaghir adalah salah satu dari jenis idgham yang terjadi ketika dua huruf yang berdekatan memiliki sifat yang sama dan berukuran kecil. Dalam hal ini, dua huruf yang sama dibaca dengan cara menyatukan keduanya tanpa memisahkan di antara keduanya. Hukum ini berlaku pada huruf-huruf yang memiliki sifat yang sama, seperti dua huruf 'ب' atau 'م'.

Cara Membaca
Ketika melakukan idgham mutajanisain shaghir, pembaca harus menyatukan kedua huruf yang memiliki sifat yang sama dengan cara menghilangkan bunyi dari huruf pertama dan hanya mengedepankan bunyi dari huruf kedua.

CONTOH-CONTOH LENGKAP:

  1. Dalam Al-Qur'an, kita dapat menemukan contoh idgham mutajanisain shaghir pada lafadz:

    • مَمَّنْ (Mamma) dari surah Al-Mulk ayat 19.
    • مَّنْ مُّؤْمِنٌ (Man Mu'minun) dalam surah Al-Baqarah ayat 8.
  2. Contoh lain:

    • يَمْمُحُ (Yam-muhu) dari surah Al-Muddaththir ayat 5.
    • مَّنْ مَّدَدٍ (Man Madda) dalam surah Al-Mursalat ayat 16.

Dengan memperhatikan contoh-contoh di atas, kita dapat memahami penerapan idgham mutajanisain shaghir dalam bacaan Al-Qur'an dan cara melafalkannya dengan benar.

Rujukan: Tuhfatul Athfal
2

Pembahasan

{ "explanation": "Definisi & Hukum Bacaan
Idgham Mutajanisain Shaghir adalah hukum tajwid yang terjadi ketika dua huruf yang berdekatan memiliki sifat yang sama, tetapi dalam keadaan yang kecil. Dalam hal ini, huruf pertama diidghamkan (dimasukkan) ke dalam huruf kedua. Hukum ini berlaku jika dua huruf yang sama tersebut muncul dalam satu kata atau dua kata yang berdekatan.

Cara Membaca
Ketika melakukan idgham mutajanisain shaghir, seorang pembaca harus menggabungkan dua huruf yang sama dengan cara yang halus dan tanpa menegaskan bunyi huruf pertama. Sebagai contoh, jika kita menemukan dua huruf 'م' (mim) yang berdekatan, kita hanya mengucapkan satu 'م' dan menghilangkan bunyi dari yang pertama.

CONTOH-CONTOH LENGKAP:

  1. Contoh dalam Al-Qur'an:

    • وَمَن يَسْتَعْفِفْ فَلْيَسْتَعْفِفْ (Surah An-Nur, Ayat 33)
      • Latinnya: "Wa man yasta'ffif falyasta'ffif"
    • Di sini, ada dua huruf 'ف' (fa) yang berurutan.
  2. Contoh lainnya:

    • فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (Surah Az-Zalzalah, Ayat 7)
      • Latinnya: "Fa man ya'mal mithqala dharratin khayran yarah"
    • Terdapat dua huruf 'م' (mim) yang berdekatan.
  3. Contoh tambahan:

    • إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ (Surah Al-Qiyamah, Ayat 31)
      • Latinnya: "Innal muttaqina fi jannatin wa nahar"
    • Di sini, kita juga menemukan dua huruf 'ن' (nun) yang bertemu.

Dari contoh-contoh di atas, kita dapat memahami penerapan idgham mutajanisain shaghir dalam bacaan Al-Qur'an dan pentingnya melafadzkan dengan benar untuk menjaga keindahan dan makna bacaan.", "arab_text": "" }

Rujukan: Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah