Khazanah Tajwid

Hukum Ta’ Ta’nits (Ta Marbutah & Maftuhah)

Pelajari kaidah dan cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Daftar Pembahasan

1

Pembahasan

Definisi & Hukum Bacaan
Hukum Ta’ Ta’nits merujuk pada dua bentuk huruf akhir dalam bahasa Arab, yaitu Ta Marbutah (ة) dan Ta Maftuhah (ت).

  • Ta Marbutah (ة): Merupakan huruf yang berbentuk bulat di akhir kata dan biasanya diucapkan dengan bunyi 'h' ketika diikuti dengan huruf yang tidak diakhiri dengan huruf hidup.
  • Ta Maftuhah (ت): Merupakan huruf yang berbentuk tegak dan diucapkan dengan bunyi 't'.
    Hukum bacaan ini penting untuk membedakan antara kata-kata yang memiliki makna yang berbeda.

Cara Membaca

  • Ta Marbutah: Ketika bersandar pada kata, dibaca 'h' (tanpa bunyi 't') kecuali jika kata tersebut diikuti oleh kata lain yang dimulai dengan huruf hidup.
  • Ta Maftuhah: Selalu dibaca 't' tanpa pengecualian.

CONTOH-CONTOH LENGKAP

  1. Contoh Ta Marbutah:

    • Ayat: وَأُمَّهَاتُكُمْ أَحْدَى (Q.S. An-Nisa: 23)
      • Latin: Wa ummahatukum ahda
    • Kata: أُمَّهَاتُكُمْ (Ummahatukum)
  2. Contoh Ta Maftuhah:

    • Ayat: إِنَّ اللَّـهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (Q.S. Al-Baqarah: 153)
      • Latin: Inna Allaha ma'a as-sabirin
    • Kata: الصَّابِرِينَ (As-sabirin)
  3. Contoh dalam Kalimat:

    • Ta Marbutah: كَتَبَتْ (Katabat - dia (perempuan) menulis)
    • Ta Maftuhah: كَتَبَتْ (Katabat - dia (perempuan) menulis)

Penting untuk memahami perbedaan ini dalam membaca Al-Qur'an agar makna yang disampaikan menjadi jelas dan benar.

Rujukan: Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah
2

Pembahasan

Definisi & Hukum Bacaan
Hukum Ta’ Ta’nits adalah aturan dalam tajwid yang berkaitan dengan dua bentuk ta’ yaitu Ta Marbutah (ة) dan Ta Maftuhah (ت).

  • Ta Marbutah (ة): Merupakan huruf ta yang diakhiri dengan bunyi /t/ yang diucapkan ketika berada di akhir kata dan dapat berbentuk marbut (berhubungan) dengan huruf lain.
  • Ta Maftuhah (ت): Adalah huruf ta yang tidak terikat dan dapat muncul di posisi mana saja dalam kata, tidak hanya di akhir.
    Hukum bacaan terkait dengan kedua bentuk ta ini adalah:
  • Jika Ta Marbutah diikuti oleh huruf hidup (حروف الهجاء), maka dibaca dengan bunyi /t/.
  • Jika Ta Maftuhah berada di akhir kata, maka dibaca dengan bunyi /t/ juga.

Cara Membaca

  • Untuk Ta Marbutah, bacakan huruf tersebut dengan jelas dan pastikan diakhiri dengan bunyi /t/ jika diikuti huruf hidup.
  • Untuk Ta Maftuhah, bacakan huruf tersebut tanpa mengubah pelafalan, tetap pada nada yang normal.

CONTOH-CONTOH LENGKAP

  1. Ta Marbutah:
    • كَلِمَةٌ (Kalimatun)
    • جَنَّةٌ (Jannatun)
    • مَشْرَفَةٌ (Mashrafatun)
  2. Ta Maftuhah:
    • كَتَبَ (Kataba)
    • بَيْتٌ (Baytun)
    • تَفَكَّرَ (Tafakkara)
    • كَتَابَةٌ (Kitabatan)

Demikianlah penjelasan mengenai hukum Ta’ Ta’nits, semoga bermanfaat dalam memahami tajwid dengan lebih baik.

Rujukan: Tuhfatul Athfal