Definisi & Hukum Bacaan
Hukum Mim dan Nun Tasydid adalah hukum yang berkaitan dengan bacaan huruf mim (م) dan nun (ن) yang memiliki tanda tasydid (شدة) di atasnya. Hukum ini mengharuskan kita untuk melafalkan huruf tersebut dengan penekanan yang lebih kuat dan panjang dibandingkan dengan huruf yang tidak memiliki tasydid.
Cara Membaca
Ketika menjumpai huruf mim atau nun yang disertai dengan tasydid, kita harus:
- Membaca huruf tersebut dengan tegas dan jelas.
- Mengulangi bunyi dari huruf tersebut selama dua harakat.
- Memastikan bahwa suara yang dihasilkan terdengar lebih kuat dan tegas.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
-
Ayat Al-Qur'an:
- فَإِذَا نَفَخَ فِي الصُّورِ نَفَخَةٌ وَاحِدَةٌ
(Faidza nafakha fi as-sur nafakhatun wahidah) - Pada kata نَفَخَ terdapat huruf nun dengan tasydid.
- فَإِذَا نَفَخَ فِي الصُّورِ نَفَخَةٌ وَاحِدَةٌ
-
Ayat Al-Qur'an:
- إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
(Inna a'tainaka al-kawthar) - Pada kata إِنَّا terdapat huruf nun dengan tasydid.
- إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
-
Ayat Al-Qur'an:
- مَا أَشْهَدْتُهُمْ
(Ma ashadthum) - Pada kata مَا dan أَشْهَدْتُهُمْ terdapat huruf mim dan nun dengan tasydid.
- مَا أَشْهَدْتُهُمْ
-
Ayat Al-Qur'an:
- يَأْتِي مَنْ يَشَاءُ
(Yati man yasya) - Pada kata يَأْتِي terdapat huruf mim yang dibaca dengan tasydid.
- يَأْتِي مَنْ يَشَاءُ
Dengan memahami hukum ini, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.