Khazanah Tajwid

Hukum Mad

Pelajari kaidah dan cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Daftar Pembahasan

1

Pembahasan

Definisi & Hukum Bacaan
Mad adalah memperpanjang bacaan huruf-huruf tertentu dalam Al-Qur'an. Hukum bacaan mad terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Mad Thabi'i (mad alami), yang terjadi ketika ada huruf mad (ا، و، ي) diikuti oleh huruf yang tidak berharakat.
  2. Mad Jaiz Murakab (mad campuran), yang terjadi ketika ada huruf mad diikuti oleh huruf hamzah.
  3. Mad Lazim (mad wajib), yang terjadi ketika huruf mad diikuti oleh huruf yang sama dalam satu kata.

Cara Membaca

  • Bacaan mad thabi'i biasanya diperpanjang selama dua harakat.
  • Bacaan mad jaiz murakab dapat diperpanjang hingga 4 atau 5 harakat.
  • Bacaan mad lazim harus diperpanjang selama 6 harakat.

CONTOH-CONTOH LENGKAP:

  1. Mad Thabi'i
    • مثال:
      • آلَـمٌ (alif lam mim) - dibaca: a-lam (2 harakat)
      • يَـمْـدُدُكُم (yamdudukum) - dibaca: yamdud (2 harakat)
  2. Mad Jaiz Murakab
    • مثال:
      • أَمَّنْ خَلَقَ (amman khalaq) - dibaca: amman (4 harakat)
      • قَالَ رَبِّ أَنزِلْ عَلَيَّ (qala rabbi anzil 'alayya) - dibaca: anzil (4 harakat)
  3. Mad Lazim
    • مثال:
      • مُدَّ (mudda) - dibaca: mudda (6 harakat)
      • مَـا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ (ma adraaka ma yaumu ad-din) - dibaca: yaumu (6 harakat)

Dengan memahami hukum mad, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih tepat dan sesuai dengan tajwid yang benar.

Rujukan: Tuhfatul Athfal
2

Pembahasan

Contoh / Dalil

.

Definisi & Hukum Bacaan:
Mad adalah pengulangan suara huruf vokal yang terjadi pada huruf-huruf tertentu dalam Al-Qur'an. Terdapat beberapa jenis mad, yaitu mad wajib, mad jaiz, dan mad layin.

  1. Mad Wajib: Adalah mad yang harus dibaca dalam durasi yang ditentukan, biasanya 4-5 harakat.
  2. Mad Jaiz: Adalah mad yang boleh dibaca dengan pilihan, bisa panjang atau pendek.
  3. Mad Layin: Terjadi pada huruf 'waaw' dan 'yaa' yang diikuti oleh huruf sukun.

Cara Membaca:
Mad dibaca dengan melanjutkan suara huruf vokal.

  1. Untuk mad wajib, tahan suara selama 4-5 harakat.
  2. Untuk mad jaiz, bisa dibaca 2, 4, atau 6 harakat.
  3. Untuk mad layin, dibaca dengan panjang 2 harakat.

CONTOH-CONTOH LENGKAP:

  1. Mad Wajib:

    • Contoh: "وَإِذَا أَذَانَ مُؤَذِّنٌ بِالْصَّلَاةِ" (Al-Baqarah: 2)
    • Latinnya: "Wa idza adhana muadzin bil-salah"
  2. Mad Jaiz:

    • Contoh: "الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ" (Al-Fatiha: 1)
    • Latinnya: "Ar-Rahmani Ar-Rahim"
  3. Mad Layin:

    • Contoh: "قَالَ رَبِّ اشرح لي صدري" (Taha: 25)
    • Latinnya: "Qala Rabbi ishrah li sadri"
  4. Mad Farqi:

    • Contoh: "لَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ" (Al-Ikhlas: 4)
    • Latinnya: "Lam yakun lahu kufuwan ahad"
  5. Mad Lazim:

    • Contoh: "ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛفِيهِ" (Al-Baqarah: 2)
    • Latinnya: "Zalika al-kitab la raiba fihi"

Dengan memahami hukum mad, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan benar dan sesuai dengan tajwidnya.", "arab_text": "" }

Rujukan: Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah