Definisi & Hukum Bacaan
Mad adalah memperpanjang bacaan huruf-huruf tertentu dalam Al-Qur'an. Hukum bacaan mad terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Mad Thabi'i (mad alami), yang terjadi ketika ada huruf mad (ا، و، ي) diikuti oleh huruf yang tidak berharakat.
- Mad Jaiz Murakab (mad campuran), yang terjadi ketika ada huruf mad diikuti oleh huruf hamzah.
- Mad Lazim (mad wajib), yang terjadi ketika huruf mad diikuti oleh huruf yang sama dalam satu kata.
Cara Membaca
- Bacaan mad thabi'i biasanya diperpanjang selama dua harakat.
- Bacaan mad jaiz murakab dapat diperpanjang hingga 4 atau 5 harakat.
- Bacaan mad lazim harus diperpanjang selama 6 harakat.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
- Mad Thabi'i
- مثال:
- آلَـمٌ (alif lam mim) - dibaca: a-lam (2 harakat)
- يَـمْـدُدُكُم (yamdudukum) - dibaca: yamdud (2 harakat)
- مثال:
- Mad Jaiz Murakab
- مثال:
- أَمَّنْ خَلَقَ (amman khalaq) - dibaca: amman (4 harakat)
- قَالَ رَبِّ أَنزِلْ عَلَيَّ (qala rabbi anzil 'alayya) - dibaca: anzil (4 harakat)
- مثال:
- Mad Lazim
- مثال:
- مُدَّ (mudda) - dibaca: mudda (6 harakat)
- مَـا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ (ma adraaka ma yaumu ad-din) - dibaca: yaumu (6 harakat)
- مثال:
Dengan memahami hukum mad, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih tepat dan sesuai dengan tajwid yang benar.