Definisi & Hukum Bacaan:
Ghunnah adalah suara dengung yang dihasilkan dari hidung saat membaca huruf-huruf tertentu. Hukum bacaan ghunnah adalah wajib dalam beberapa keadaan, terutama ketika berjumpa dengan huruf nun (ن) atau mim (م) yang diikuti oleh huruf-huruf tertentu.
Cara Membaca:
Bacaan ghunnah dihasilkan dengan menahan suara di hidung dan membiarkan suara keluar dari rongga hidung. Umumnya, ghunnah dibaca selama 2 harakat, meskipun ada juga yang lebih panjang tergantung pada konteksnya.
CONTOH-CONTOH LENGKAP:
-
Ghunnah pada Nun Sukun:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
- Contoh:
- مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ (QS. An-Nisa: 1)
- Latinnya: Min nafsin wahidah
- Contoh:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
-
Ghunnah pada Mim Sukun:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
- Contoh:
- يَعْمَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ (QS. An-Nahl: 50)
- Latinnya: Ya'maluuna maa yu'maruun
- Contoh:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
-
Ghunnah dalam Idgham Bighunnah:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
- Contoh:
- إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ (QS. Al-Hujurat: 10)
- Latinnya: Innamal mu'minuna ikhwa
- Contoh:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
-
Ghunnah dalam Inna:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
- Contoh:
- إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (QS. Al-Kautsar: 1)
- Latinnya: Innaa a'tainaka al-kawthar
- Contoh:
- Dalam ayat Al-Qur'an:
Dengan memahami hukum ghunnah, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan sesuai tajwid yang benar.